Acehglobal.com – Kutacane.
Untuk mempercepat penyelesaian dua jbatan gantung di Desa Lawe Pinis dan Lawe Ger Ger Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara Personel TNI AD Kodim 0108/Agara melakukan gotong royong bersama masyarakat.
Semangat gotong royong dan kebersamaan itu ditunjukkan oleh Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara Senin (28/7/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD melalui Kodim 0108/Aceh Tenggara dalam membantu meningkatkan infrastruktur pedesaan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang aman, nyaman, dan layak.
Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu mengatasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi warga, khususnya saat menyeberangi sungai yang kerap meluap ketika musim penghujan tiba.
Sudah bertahun-tahun masyarakat dari kedua desa tersebut harus menghadapi risiko tinggi ketika melintasi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Personel Babinsa bersama masyarakat tampak bekerja bahu-membahu dengan penuh semangat guna mempercepat penyelesaian jembatan gantung tersebut.
Pelda Soldier mengatakan bahwa, pembangunan jembatan itu dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan implementasi nyata dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus bentuk kepedulian TNI dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat di wilayah binaan.
Progres pekerjaan hari ini difokuskan pada pengecoran pondasi tiang pylon serta perakitan besi angkur yang menjadi bagian penting dalam menopang kekuatan konstruksi jembatan.
Seluruh personel TNI bersama warga bekerja bahu-membahu dengan penuh semangat meskipun harus menghadapi cuaca yang cukup terik, ujar Pelda Soldier.
Ia menegaskan bahwa, pembangunan infrastruktur desa tidak hanya sebatas membangun sarana fisik, tetapi juga menjadi simbol kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurutnya, semangat gotong royong yang terus terjalin merupakan modal utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat.
“Kami bersama seluruh anggota akan terus mendampingi masyarakat hingga pembangunan jembatan ini selesai dan dapat digunakan. Harapan kami, nantinya masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih mudah, aman, dan nyaman saat menuju desa seberang”, imbuhnya.(**)