Acehglobal.com – Banda Aceh.
Pemerintah Aceh melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh sambil menunggu hasil evaluasi RAPBA TA 2025 oleh Kemendagri, maka Pemerintah Aceh untuk tahap pertama mengumumkan 1.000 calon penerima Rumah Layak Huni (RHL) untuk Tahun Anggaran 2025.
Para calon penerima rumah itu masih harus dilakukan verifikasi dan validasi lapangan oleh Tim, sehingga calon penerima rumah layak huni ini tepat sasaran kepada yang berhak.
Pj Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA M.Si yang didampingi Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh Dr T Aznal Zahri S. STP M.Si mengatakan, ini adalah untuk pertama kalinya calon penerima diumumkan melalui media massa sehingga masyarakat bisa memberikan masukan dan saran.
“Berdasarkan laporan dan informasi bahwa, sebelumnya ada rumah bantuan yang disalurkan tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, untuk tahun 2025 kita lakukan pembenahan dengan cara mempublikasi calon penerima di media massa, untuk itu masyarakat, Silakan dimonitor sehingga ini tepat sasaran”, kata Safrizal ZA, Rabu (11/12/2024).
Dengan publikasi ini masyarakat berkesempatan memberi masukan atau mengoreksi jika ada calon penerima yang dinilai tidak tepat sasaran. Pihaknya juga segera menurunkan tim ke lapangan untuk mengecek apakah calon penerima itu memenuhi kriterai sesuai dengan ketentuan berlaku.
Sementara Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Aceh Dr T Aznal Zahri, S>STP, M.Si menyebutkan bahwa, nama-nama yang dipublikasi ini merupakan usulan masyarakat melalui proposal yang disampaikan kepada pihaknya.
Selain itu, calon penerima itu juga mengacu pada data kemiskinan yang dimiliki oleh Pemerintah Aceh. Menurutnya Pemerintah Aceh sudah membangun 19.030 unit rumah layak huni sejak tahun 2019 hingga 2024.
Oleh karenanya, Aznal meminta semua pihak juga ikut berkontribusi membangun rumah bagi warga miskin yang ada di berbagai kabupaten/kota di Aceh.
“Program ini bukan hanya kewajiban Pemerintah Aceh semata, namun Pemerintah Kabupaten/Kota, LSM, organisasi sosial , peran swasta melalui dana CSR dan masyarakat umum, juga kita harap memberikan kontribusinya untuk penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat miskin,” katanya.
Saat ini Pemerintah Aceh juga sedang mengupayakan kepada Pemerintah Pusat untuk dialokasikan 100.000 rumah layak huni melalui APBN TA 2025 mendatang, ujar Aznal.(**)