Pelantikan pengurus PIMRED= Pelantikan pengurus PIMRED= Selamat Hari Kesaktian Pancasila Selamat Hari Kesaktian Pancasila Dinas PERKIM Mengucapkan Selamat HARDIKDA ACEH Dinas PERKIM Mengucapkan HUT RI Ke-81
Daerah  

Kandidat Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin Bersilahturahmi Dengan Pengurus PWI Simeulue. 

Pertemuan kandidat Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin dengan Pengurus dan Anggota PWI Simeulue di Sinabang, Rabu (21/10/2026), Dok PWI Simeulue.

Acehglobal.com – Sinabang.

Kandidat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh 2026-2031 Nasir Nurdin bersilaturahmi dengan pengurus PWI Simeulue Selasa-Rabu (21/10/2026).

Kedatangan Nasir di Bumi Ate Fulawan itu disambut oleh Ketua PWI Simeulue Firnalis bersama jajaran pengurus di Pelabuhan Penyeberangan Sinabang di Kota Batu, Kecamatan Simeulue Timur, Selasa pagi (20/10/2026).

Nasir Nurdin yang turut didampingi Ketua PWI Aceh Utara tiba di negeri labster setelah menempuh perjalanan selama 12 jam dengan menumpang KMP Aceh Hebat 2 dari Pelabuhan Calang Aceh Jaya, pada Senin sore (20/10/2026).

“Selamat datang di Simeulue, pulau berjuluk hati emas,” kata Firnalis didampingi pengurus dan belasan anggota.

Selama di Simeulue, Kandidat Ketua PWI Aceh Nasir yang juga Incumbent menerima berbagai apresiasi atas capaian organisasi selama hampir lima tahun terakhir.

“Menurut kami, salah satu capaian terbesar adalah terbangunnya kembali trust (kepercayaan) mitra kerja dan kalangan internal. Ini yang kemudian membuat denyut organisasi bisa berjalan baik dan minat pekerja pers untuk menjadi anggota PWI terus bertambah,” kata seorang pengurus PWI Simeulue pada pertemuan dalam ngopi bareng di warkop di Sinabang.

Selain mengapresiasi terhadap berbagai kinerja organisasi, anggota PWI Simeulue juga menitipkan pesan kepada Nasir Nurdin jika nanti mendapat amanah lagi memimpin PWI Aceh agar semakin fokus memperhatikan wilayah kepulauan dengan berbagai dinamikanya.

“Peran Pengurus PWI Aceh untuk menjembatani penguatan kolaborasi organisasi dengan Pemkab Simeulue dan mitra kerja lainnya sangat kami harapkan. Ini harus kita lakukan secara berkala, baik di Simeulue atau di Banda Aceh,” kata Ketua PWI Simeulue.

Pengurus PWI Simeulue juga berharap ke depan Kantor PWI Aceh di Banda Aceh bisa dilengkapi mess (fasilitas kamar) yang bisa dimanfaatkan oleh anggota dari berbagai wilayah Aceh ketika sedang ada urusan di Banda Aceh.

“Jika rumah besar kita (Kantor PWI) bisa dilengkapi dengan fasilitas itu, tentu akan sangat membantu dari segi pengeluaran wartawan yang sangat pas-pasan,” lanjut Firnalis diamini bendaharanya, Al-Ashab.

Diakui oleh Pengurus PWI Simeulue bukan pekerjaan mudah untuk mengurus organisasi sebesar PWI apalagi tanpa didukung kekompakan seluruh unsur pengurus.

Dalam pandangan kami, kata Firnalis, Pengurus PWI Aceh telah banyak melakukan perubahan seperti di bidang organisasi/keanggotaan, hubungan kemitraan antarlembaga, pembelaan wartawan, pendidikan, kesra, dan lainnya.

“Semoga berbagai capaian itu bisa terus dilanjutkan, termasuk terus memperkuat koordinasi provinsi dengan kabupaten/kota,” tandas Pengurus PWI Simeulue.

Siap terima amanah

Nasir Nurdin dalam kapasitasnya sebagai kandidat Ketua PWI Aceh periode 2026-2031 mengapresiasi semua saran, masukan, dan harapan jika dirinya dipercayakan kembali untuk memimpin PWI Aceh.

“Apa yang telah kami lakukan pada periode pertama ini diharapkan menjadi pondasi untuk keberlanjutan. Kita sudah punya arah yang jelas, tidak lagi meraba-raba. Kalau ada yang belum selesai atau ada program baru sesuai bidang, jika itu memang urgen, akan kita prioritaskan,” kata Nasir Nurdin.

Nasir menyebut beberapa program yang wajib berlanjut ke depan seperti penguatan kapasitas anggota melalu pendikan, memperkuat database organisasi berbasis digital, dan memastikan berjalannya Koperasi PWI Aceh (Tinta Emas) sebagai sumber pendapatan organisasi dan anggota.

“Program baru yang diharapkan bisa kita wujudkan ke depan adalah jaminan sosial bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan yang mempertanggunggungkan wartawan dan keluarganya. Kita sudah diskusikan contoh program ini dengan PWI Sumut,” kata Nasir Nurdin.[**]