Acehglobal.com — Banda Aceh.
Wakapolda Aceh Brigjen Pol Latif Usman membuka Turnamen Bulutangkis Dansatbrimob Cup 2026 di Hall PB Pasha Jaya, kawasan SPBU Lamdingin Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh Sabtu, (24/10/2026).
Turnamen dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brimob Polri ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong perkembangan olahraga bulutangkis di Aceh sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, sportivitas, disiplin, dan kebersamaan.
Selain menjadi ajang meraih prestasi, kejuaraan ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar Brimob, komunitas olahraga, klub bulutangkis, dan masyarakat.
Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan dalam amanatnya yang dibacakan Wakapolda Aceh menyampaikan bahwa, olahraga memiliki peran penting dalam membangun karakter, menanamkan nilai-nilai disiplin, serta membentuk generasi muda yang sehat dan berprestasi.
Melalui turnamen ini, para peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran dan sikap saling menghormati.
Kejuaraan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan minat dan bakat generasi muda di bidang olahraga serta mendorong mereka untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif.
Para generasi muda diharapkan dapat terhindar dari penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, dan berbagai perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan, pungkas Brigjen Latif Usman.
Dansatbrimob Cup 2026 berlangsung selama lima hari, mulai 24 hingga 28 Oktober 2026. Turnamen ini diikuti oleh 180 peserta dari berbagai klub bulutangkis di Aceh yang bertanding dalam enam kategori, yakni tunggal anak-anak putra sebanyak 58 peserta, tunggal anak-anak putri sebanyak 16 peserta, tunggal remaja putra sebanyak 39 peserta, ganda dewasa putra sebanyak 24 peserta, ganda dewasa putri nonatlet sebanyak 19 peserta, serta ganda veteran U-100 sebanyak 24 peserta.
Keberagaman kategori tersebut menunjukkan bahwa, turnamen ini memberikan kesempatan kepada berbagai kelompok usia dan kemampuan untuk berpartisipasi.
Ajang ini juga diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet secara berkelanjutan sekaligus membuka peluang bagi lahirnya bibit-bibit pemain bulutangkis potensial yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Pembukaan turnamen turut dihadiri oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh, Pejabat Utama Satbrimob Polda Aceh, pengurus klub bulutangkis, wasit, panitia, serta para peserta kejuaraan.(**)
