Keuchik Lamteh Bantah Terima Bantuan Rp 1,2 Milyar Dari BRA.

Syafrial
M Yusuf Ibrahim, SH : Keuchik Gampong Lamteh Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh.

Acehglobal.com – Banda Aceh. Keuchik Lamteh Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh Muhammad Yusuf Ibrahim, SH membantah pihaknya menerima bantuan Dana sebesar Rp 1,2 dari Badan Reintegrasi Aceh (BRA) untuk korban komflik.

“Saya juga tidak pernah tahu ada kelompok penerima manfaat Laskar Pemuda Aceh di Gampong Lamteh, itu adalah fitnah,” kata Keuchik Lamteh Yusuf saat dikonfirmasi acehglobal.com melalui selulernya Minggu (12/5/2024).

Keuchik Yusuf dengan tegas membantah ada Kelompok Laskar Pemuda Aceh selalu Penerima Manfaat dana Rp 1,2 milyar dari BRA untuk korban komflik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Perubahan (APBA-P) Tahun 2023.

Kita memang tidak mengetahui apapun tentang hal tersebut, dan kita juga sudah periksa semua dokumen di Gampong selama dirinya menjabat tidak nama lembaga tersebut.

Tidak pernah ada proposal permohonan kepada BRA sebesar Rp 1,2 untuk kegiatan alat foto copy dan printing. Kita tidak tahu dan tidak pernah terima juga yang diajukan secara resmi oleh aparat Pemerintah Gampong Lamteh, kata Keuchik Yusuf.

Sebagaimana diberitakan di media bahwa, Ketua Badan Reintegrasi Aceh Suhendri mengklaim telah menganggarkan dana untuk Laskar Pemuda Aceh Gampong Lamteh melalui APBA-P Tahun 2023 itu sama sekali tidak benar, tegas Keuchik Yusuf.

Sebagaimana dikatakan bahwa, Gampong Lamteh ada di alokasikan dana Sebesar Rp 1,2 Milyar itu adalah fitnah dan kebohongan belaka.

” Nyo dipegah Gampong Lamteh na dijok dana Rp 1,2 Milyar padahal  itu sebuah fitnah dan kebohongan belaka dari orang yang bilang alias bodong” tegas Yusuf. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *