Acehglobal.com – Banda Aceh.
Dalam rangka menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Dinas Pangan, Perikanan, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh akan gelar pangan murah selama 2 hari yang dijadwalkan pada 12-13 Februari 2026.
Gerakan pangan murah sebanyak 2.000 paket dengan lokasi tentatif sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam pengendalian harga barang pokok menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H.
Gerakan pangan murah itu juga untuk mencegah Inflasi Kota Banda Aceh, kata Kepala DP2KP Kota Banda Aceh Iskandar S.Sos, MSi diruang kerjanya Selasa (20/1/2026).
Iskandar menyampaikan bahwa, gerakan pangan murah dengan komoditi Beras, Gula, Minyak dan telur tersebut dalam rangka memberikan kemudahan masyarakat dalam berbelanja berbagai kebutuhan dapat terjangkau dengan di subsidi oleh Pemerintah.
Program gerakan pangan murah tersebut diperuntukan bagi masyarakat yang berdomisili di Kota Banda Aceh yang di buktikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga.
Pangan murah juga sebagai upaya Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Illiza-Afdhal dan Asta Cita Presiden Prabowo dalam mengentaskan kemiskinan dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, kata Iskandar.
Iskandar menambahkan, Pemerintah Kota Banda Aceh juga akan menggelar operasi pasar (OP) terhadap harga daging pada menyambut hari meugang puasa Ramadhan 1447 H.
Hal tersebut juga untuk mengendalikan harga daging meugang terjangkau bagi masyarakat agar pedagang tidak menjual daging di atas Harga Enceran Tertinggi (HET).
Iskandar menghimbau kepada para pedagang daging untuk tidak menjual harga daging diatas standar harga yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Pedagang tidak menjual daging meugang di atas harga yang ditentukan Pemerintah sebesar 140.000-150.000 per kilo, ujar Iskandar.(sya)