Daerah  

Ketua Umum Dan Sekjen PWI Pusat Dipeusijuek Di Aceh

Syafrial
Nasir Nurdin : Ketua PWI Aceh.

Acehglobal.com – Banda Aceh.

Ketua Umum (Ketum) PWI Pusat, Hendry Chairudin Bangun bersama Sekjen Sayid Iskandarsyah dijadwalkan akan berada di Aceh pada 24-25 Oktober 2023 untuk melakukan kunjungan kerja perdana ke daerah pasca-Kongres XXV PWI di Bandung, Jawa Barat, 25-26 September 2023.

Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin diruang kerjanya Senin (23/10/2023) mengatakan, Kongres XXV PWI telah memilih Hendry Chairudin Bangun sebagai Ketua Umum PWI Pusat Periode 2023-2028 menggantikan Atal S Depari. Selanjutnya tim formatur telah menyusun kepengurusan baru dan menempatkan Sayid Iskandarsyah sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).

“Kita (PWI Aceh) merasa bangga karena Pak Ketum dan Pak Sekjen bersedia memenuhi undangan kita agar hadir ke Aceh untuk kita lakukan peusijuek (tepung tawar) yang merupakan prosesi adat dengan harapan agar sukses melaksanakan tugas dan senantiasa tetap dalam lindungan Allah SWT,” kata Nasir Nurdin.

Acara peusijuek Ketum dan Sekjen PWI Pusat akan dilaksanakan pada rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H di Kantor PWI Aceh kawasan Simpang Lima Kecamatan Kuta alam Kota Banda Aceh pada Rabu (25/10/2023). Peusijuek akan dilaksanakan oleh Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Banda Aceh Tgk Ameer Hamzah.

Selain prosesi peusijuek Ketum dan Sekjen PWI Pusat juga dilaksanakan penandatanganan prasasti rehab Gedung PWI Aceh oleh Pj Gubernur Aceh Achmda Marzuki.

“Namun agenda penandatanganan prasasti tersebut tampaknya harus dilakukan pada waktu terpisah, berhubung Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki secara mendadak dipanggil Presiden ke Jakarta dan beliau berangkat pada Senin 23 Oktober 2023. Sebelumnya Pj Gubernur Aceh sudah memberikan konfirmasi akan hadir di acara PWI Aceh itu,” kata Nasir Nurdin.

Soal keberangkatan Pj Gubernur Ahmad Marzuki ke Jakarta juga dibenarkan oleh Jubir Pemerintah Aceh, Muhammad MTA.

Baca juga   Bidpropam Polda Aceh Sosialisasi Perpol Nomor 7 Tahun 2022.

“Pj Gubernur ada acara yang sangat penting terkait tindaklanjut PON,” kata MTA sambil berharap agenda dengan PWI Aceh (penandatanganan prasasti) akan diatur lebih lanjut.

Namun demikian, Belum ada konfirmasi dari Pemerintah Aceh siapa yang akan mewakili Pj Gubernur Aceh pada acara di PWI Aceh, meski informasi yang diterima dari TU Pimpinan menyebutkan kemungkinan akan diwakili Sekda Aceh Bustami Hamzah.

Rangkaian peringatan maulid di PWI Aceh diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Masrul Aidi dilanjutkan ramah tamah dan makan kenduri bersama.

Kegiatan tersebut mengundang para mitra kerja baik dari kalangan Pemerintahan, lintas organisasi, anggota legislatif, pengurus PWI dari seluruh Kabupaten/Kota di Aceh, dan tokoh-tokoh masyarakat.

“Setelah rangkaian peringatan maulid, seluruh unsur pengurus PWI Aceh dan Kabupaten/Kota akan melakukan pertemuan khusus dengan Ketum dan Sekjen PWI Pusat. Di situ akan ada arahan dan update informasi terbaru mengenai organisasi,” demikian Nasir Nurdin.[sya]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *