Acehglobal.com – Banda Aceh.
Pj Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA, M.Si membuka Cabang Olahraga (Cabor) Tarung Derajat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang berlangsung di Balee Meuseuraya Aceh Senin (16/9/2024).
Pj Gubernur Safrizal mengajak masyarakat untuk memahami nilai-nilai yang terkandung dalam olahraga bela diri asli Indonesia ini.
Dalam sambutannya Pj Gubernur Safrizal mengisahkan kenangan pengalamannya dengan olahraga Tarung Derajat, di mana pada tahun 1990 saat dirinya menempuh pendidikan di Bandung.
Saat itu Tarung Derajat belum menjadi cabang olahraga resmi, tarung derajat itu diperkenalkan sebagai olahraga untuk melatih fisik dan mental.
Menurut Safrizal, olahraga ini awalnya berkembang dari jalanan dan penuh dengan kontak fisik tanpa batasan. Namun, seiring waktu olahraga ini tumbuh menjadi cabang olahraga bela diri yang penuh teknik dan disertai nilai-nilai moral yang tinggi.
Tarung Derajat bukan hanya soal fisik dan kemenangan, tetapi merupakan bekal sebagai olahraga bela diri.
“Olahraga ini mengajarkan kita untuk menaklukkan diri sendiri, dengan kesadaran diri yang tinggi, tanpa rasa takut namun juga tanpa kesombongan, kata Safrizal.
Safrizal juga berharap Tarung Derajat ini suatu hari dapat dipertandingkan di Olimpiade, mengingat olahraga ini adalah kebanggaan Indonesia yang terus berkembang.
Tarung Derajat, yang sejak tahun 2000 telah resmi dipertandingkan di PON yang diikuti oleh 22 kontingen dengan total 197 atlet. pada PON XXI Tahun 2024 Olah Raga beka diri Tarung Derajat ada 21 medali emas yang diperebutkan dalam berbagai kategori, kata Pj Gubernur Safrizal.
AA Boxer motivasi atlet yang bertanding
Pendiri olahraga bela diri Tarung Derajat H Achmad Drajat atau lebih dikenal sebagai AA Boxer memberi motivasi kepada seluruh atlet yang bertanding junjung tinggi sportivitas dalam menggapai juara.
Sebelumnya AA Boxer sempat menyampaikan pesan kepada seluruh para atlet, mengingatkan untuk saling mendukung dan membantu satu sama lain, “Jadilah petarung yang kuat” pesan AA Boxer.
Tarung Derajat ini menjadi simbol penting bagi perkembangan olahraga bela diri Indonesia, sekaligus mencerminkan semangat persatuan dan juara yang menjadi cabor pada PON XXI Aceh-Sumut. (**)