Ucapan Selamat Idul Fitri

Petani Sumut Minta Pemerintah Hentikan Bawang Impor Ilegal. 

Acehglobal.com – Sumut.

Aliansi Petani Bawang Sumatera Utara (APBSU) menggelar aksi Demo meminta Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum Sumatera Utara agar menghentikan pasokan bawang impor ilegal yang dinilai merugikan petani lokal sehingga menyebabkan anjloknya harga hasil panen masyarakat.

Kondisi ini mendorong Aliansi Petani Bawang Sumatera Utara (APBSU) akan menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk tuntutan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum.

Aksi protes tersebut digelar para petani bawang di Sumatera dengan titik orasi adalah DPRD Sumut, Kantor Gubernur Sumut dan Mapolda Sumut pada Selasa (31/3/2016) sekira pukul 10.00 WIB.

Koordinator sekaligus Penanggung Jawab Aksi Sutra Sembiring menegaskan bahwa, aksi ini merupakan bentuk perjuangan petani atas kekecewaan pada kondisi yang selama ini merugikan mereka.

Adapun massa yang akan hadir terdiri dari petani bawang asal Tanah Karo dan sejumlah daerah lainnya, mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Medan, yang sebagian merupakan anak petani yang merasakan langsung beratnya perjuangan hidup di sektor pertanian, kata Sembiring.

Sembiring mengatakan, Dalam beberapa hari terakhir, ditemukan adanya peredaran bawang merah asal India yang diduga dialihkan ke pasar lokal dan juga beredar di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan. Hal ini membuat harga dan daya saing bawang lokal semakin terpuruk.

Aksi ini merujuk pada ketentuan
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan
yang mengamanatkan bahwa negara wajib melindungi petani lokal serta mengatur peredaran dan impor komoditas agar tidak merugikan produksi dalam negeri.

“Kami turun langsung karena sudah terlalu lama petani dirugikan. Bawang impor ilegal ini nyata-nyata menghancurkan harga di lapangan, kalau dibiarkan, petani bisa mati perlahan,” tegasnya.

Sembiring menambahkan, pihaknya mendesak pemerintah untuk segera bertindak.

“Kami mendesak pemerintah untuk segera turun langsung ke lapangan dan mengambil tindakan tegas tanpa kompromi terhadap peredaran bawang impor ilegal yang tidak hanya merugikan petani, tetapi juga berdampak pada kerugian negara,” pintanya.(**)