Ucapan Terima Kasih
Daerah  

Pemerhati Sosial : Jangan Mengkritik Karena Faktor Sakit Hati.

Acehglobal.com – Banda Aceh.

Kritik dibolehkan dalam berdemokrasi, tapi sesuai koridor dan etika bukan kritik hanya timbul karena nafsu atau keinginan tidak tercapai secara personal.

Mengkritik biasa di alam demokrasi tapi yang sifatnya membangun dan edukatif, kritik itu juga memberikan solusi bukan membunuh karakter, kata Seorang pemerhati Sosial Alumni UNIDA Aceh Syafrial, S. Sos di Banda Aceh Minggu (1/2/2027).

Syafrial mengatakan, kritik yang muncul selama ini adalah lebih kepada personal, bukan atas karena kinerja lembaga, tapi kepada pejabat yang mungkin diduga faktor sakit hati “tidak tercapai nafsu”, bahkan ada tuduhan Sekda mengerahkan bazer dalam membangun narasi, itu adalah tidak benar.

Untuk itu, mari semua pihak tidak mempolitisir kerja-kerja baik Pemerintah Aceh dengan menyudutkan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Sekda Aceh M Nasir dalam upaya pemulihan pasca bencana untuk masyarakat agar kembali pulih dalam menata hidup kedepan.

Apalagi kita tidak lama lagi memasuki bulan suci Ramadhan, masyarakat bisa beribadah dengan nyaman, ujar Syafrial.

Syafrial menambahkan, Sekda Aceh tidak pernah mengerahkan bazer untuk membela diri, tapi ini merupakan sebuah ironi yang memang realistis, tidak seperti opini yang dilansir disalah satu media siber menuduh Sekda Aceh mengerahkan bazer, itu tidak benar.

Kerja-kerja Pemerintah Aceh saat patut kita apresiasi dalam upaya melakukan pemulihan pasca bencana di sejumlah wilayah Aceh.

Mari kita mendukung kerja Pemerintah Aceh demi kehidupan masyarakat Aceh kembali pulih pasca bencana, dan diharapakan kepada para pihak terutama lembaga mitra kerja Pemerintah Aceh tidak membangun narasi yang membuat kegaduhan masyarakat sehingga tercipta hilangnya konsentrasi kerja Gubernur Mualem juga Sekda Aceh, harap Syafrial.

Maka, Gubernur Aceh Mualem tidak perlu merespon suara nyamuk diluar kelambu, sebagaimana lagu legendaris Doel Sumbang “Biarkan Anjing menggonggong kafilah berlalu”, ujarnya.(**)