Ucapan Terima Kasih Hari Pers Nasional
Daerah  

Kunjungi Takengon, Terungkap Wali Kota Banda Aceh Illiza Adalah Cucu Bupati Aceh Tengah Periode 1949–1952.

Acehglobal.com – Takengon. 

Suasana hangat menyelimuti Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal, SE saat berkunjung ke Kantor Bupati Aceh Tengah pada Senin (9/2/2026).

Kunjungan Walikota Banda Aceh bersama rombongan dalam misi kemanusiaan sekaligus memperkuat simpul kolaborasi antar-daerah pascabencana hidrometeorologi disambut Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tengah Mursyid.

Kunjungan tersebut terasa istimewa dan emosional, dimana Walikota Illiza tampak terpaku saat menatap deretan foto Bupati Aceh Tengah periode 1949-1952 Zaini Bakri adalah kakek kandung dari sang Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza.

Momen “pulang kampung” tersebut menjadi simbol kedekatan historis yang kuat antara Banda Aceh dan Dataran Tinggi Gayo.

Kehadiran sosok yang akrab disapa Bunda Illiza itu bertujuan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Bintang dan Lut Tawar. Tak hanya dari Pemko Banda Aceh, bantuan tersebut juga merupakan amanah dari Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).

“Bantuan ini adalah bentuk solidaritas dari kawan-kawan pemerintah kota di seluruh Indonesia. Kami berharap ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh Tengah,” ujar Illiza yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Apeksi Bidang Lingkungan dan Perubahan Iklim.

Selain bantuan sosial, Illiza membawa gagasan strategis mengenai hilirisasi komoditas unggulan seperti nilam, kopi, dan cabai. Ia menekankan bahwa Banda Aceh tidak bisa bergerak sendiri dalam mewujudkan ambisi menjadi pusat industri parfum dunia.

“Sejak awal kepemimpinan, kami fokus pada peningkatan nilai ekonomi produk pertanian, dimana Aceh Tengah memiliki kapabilitas luar biasa untuk berkolaborasi dalam industri ini,” tegasnya.

Sementara Sekda Mursyid menyampaikan apresiasi mendalam atas atensi Pemko Banda Aceh dan Apeksi. Menurutnya, kebangkitan ekonomi pascabencana memerlukan sinergi lintas wilayah.

“Kami sangat berterima kasih. Pasca bencana ini, kolaborasi adalah kunci untuk bangkit. Kami siap mendukung program hilirisasi Pemko Banda Aceh demi kesejahteraan masyarakat petani di Aceh Tengah,” pungkas Mursyid.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus menjalin hubungan erat, baik dalam penanganan bencana maupun percepatan pemulihan ekonomi melalui pengembangan sektor industri pertanian, ujar Mursyid.(**)