Ucapan Terima Kasih Hari Pers Nasional
Daerah  

Kapolda Aceh Tegaskan Komit Implementasi Arahan Presiden dan Kapolri. 

Acehglobal.com – Aceh Besar.

Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Marzuki Ali Basyah, M. M tegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan arahan dari pada Presiden dan Kapolri dalam menyelaraskan kebijakan dan langkah operasional di wilayah hukum Polda Aceh dengan arah kebijakan nasional.

Hal itu disampaikan Kapolda Aceh saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Aceh Tahun 2026 yang digelar selama dua di Hotel The Pade, Aceh Besar Selasa (24/2/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas pelaksanaan Rapim TNI-Polri dan Rapim Polri Tahun 2026.

Kapolda Aceh dalam sambutannya menegaskan bahwa, Rapim Polda Aceh menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan langkah operasional di wilayah hukum Polda Aceh dengan arah kebijakan nasional yang telah ditetapkan pemerintah dan pimpinan Polri.

Rapim kali ini difokuskan pada pembahasan dan penjabaran (break down) arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan pada Rapim TNI-Polri, serta arahan Kapolri pada Rapim Polri 2026.

Seluruh arahan tersebut dapat diimplementasikan secara sistematis ke dalam program kerja dan langkah konkret yang disesuaikan dengan karakteristik serta dinamika kamtibmas di wilayah Aceh.

Kapolda Aceh menekankan pentingnya soliditas internal, penguatan sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung program prioritas nasional.

Kapolda juga mengingatkan jajarannya untuk terus meningkatkan profesionalisme, responsivitas dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Rapim yang dilaksanakan selama dua hari itu diisi dengan pemaparan materi strategis dari pejabat utama Polda Aceh dan para Kapolres/ta jajaran.

Agenda utama mencakup penyampaian break down arahan Presiden RI saat Rapim TNI-Polri serta penyampaian arahan Kapolri pada Rapim Polri 2026 yang kemudian dibahas secara komprehensif dalam forum internal, kata Kapolda.

Kapolda menambahkan, Sebagai bagian dari penguatan perspektif dan kualitas kebijakan, Rapim Polda Aceh juga menghadirkan diskusi panel dengan menghadirkan narasumber dari kalangan praktisi hukum dan pakar penanganan bencana.

Diskusi ini bertujuan memperkaya wawasan pimpinan satuan kerja dalam menghadapi tantangan hukum serta potensi bencana alam yang kerap terjadi di wilayah Aceh.

Melalui Rapim ini diharapkan seluruh jajaran Polda Aceh memiliki kesamaan visi, persepsi, dan langkah strategis dalam pelaksanaan tugas ke depan, sehingga mampu mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif serta mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Aceh.

Kapolda Aceh Berikan Penghargaan Peduli Bencana.

Pada kesempatan itu, Kapolda Aceh memberikan penghargaan peduli bencana kepada para pihak personel Polri, mahasiswa STIK Lemdiklat Polri serta elemen masyarakat yang berkontribusi aktif dalam penanganan bencana di Provinsi Aceh.

Penghargaan itu diberikan berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Aceh Nomor 49 Tahun 2026 tanggal 23 Februari 2026 tentang Pemberian Penghargaan kepada Personel Polri, Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri, dan Elemen Masyarakat yang Berjasa dalam Penanganan Bencana di Provinsi Aceh.

Penyerahan penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kapolda Aceh didampingi Wakapolda Aceh serta disaksikan Irwasda, Pejabat Utama Polda Aceh, para Kapolres jajaran, dan Kapolsek.

Momentum Rapim ini menjadi forum strategis untuk memperkuat soliditas, sinergi, dan komitmen kemanusiaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah Kabupaten/Kota di Aceh.

Pada kategori inovasi penanganan bencana, penghargaan diberikan kepada Kombes Pol Bulang Bayu Samudra, S.I.K selaku Kabid Propam Polda Aceh atas capaian kinerja Zona 2 tingkat nasional.

Prestasi tersebut meliputi peringkat 2 pembinaan dan evaluasi kerja, peringkat 2 bakti sosial dan kepedulian masyarakat, peringkat 2 pengawasan etik dan pelayanan pengaduan, peringkat 2 pendekatan empati, peringkat 3 pengawasan khusus program prioritas serta peringkat 1 peningkatan citra kepolisian.

Penghargaan juga diberikan kepada Kabidkum Polda Aceh Kombes Pol Febry Kurniawan Ma’ruf, S.I.K., S.H serta Dir Tahti Polda Aceh AKBP Taufik Rahman, S.H atas penyusunan regulasi mekanisme penanganan tahanan saat terjadi bencana.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K, Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H, dan Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, S.H., M.H, kesemuanya itu adalah atas respons cepat dan langkah strategis dalam penanganan bencana di wilayah masing-masing.

Kemudian penghargaan diberikan kepada Kompol T Heri selaku PS Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Aceh diapresiasi atas akselerasi pembangunan sumur bor di daerah terdampak.

Kemudian, Bripka Insan Basumi merupakan Bhabinkamtibmas Polsek Linge Polres Aceh Tengah penghargaan atas dedikasi dan respons cepat dalam penanganan banjir dan tanah longsor.

Piagam Kapolda Aceh juga diberikan kepada perwira pendamping dan mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di wilayah terdampak bencana yakni, Kombes Pol Windiyanto Pratomo, S.I.K., S.H., M.H mewakili tim atas keberhasilan koordinasi, pengelolaan data, distribusi bantuan sosial, serta pelaksanaan trauma healing.

Kombes Pol Dodi Afrianto, S.I.K., M.Sc bersama mahasiswa yang mendapat apresiasi atas renovasi rumah dan MCK, festival anak yatim, serta bantuan sapi meugang di Aceh Barat.

Sementara Kombes Pol Kristanto Yoga Darmawan, S.I.K., M.Si menerima penghargaan atas revitalisasi fasilitas umum Pustu di Desa Ujong Krueng, Nagan Raya.

Penghargaan juga diberikan kepada Kombes Pol Dr Fahmi Reza, S.I.K., M.H bersama mahasiswa atas kolaborasi dengan stakeholder dalam pemberian bantuan sapi meugang di Pidie Jaya.

Sinergi Tokoh dan Komunitas

Kapolda Aceh juga turut memberikan penghargaan kepada tokoh dan elemen masyarakat yang berperan aktif dalam percepatan pemulihan pascabencana, khususnya pembangunan hunian tetap bantuan Kapolri di Aceh Tamiang serta pemulihan sarana dan prasarana Polri.

Apresiasi diberikan kepada Surijandi, Haji Mawardi, Haji Sofian Pakeh, dan Yudi Cahyadi atas dukungan berupa sembako, alat berat, suplai air bersih, dump truck, hingga dukungan pembangunan jembatan Bailey Polri.

Komunitas trabas yang tergabung dalam IOF Aceh dan IOX Aceh juga menerima penghargaan atas partisipasi membuka akses jalan terputus akibat longsor serta membantu distribusi logistik ke wilayah terdampak.(**)