Ucapan Terima Kasih
Daerah  

Kajati Aceh Pimpin Sertijab Kajari Abdya. 

Acehglobal.com – Banda Aceh. 

Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Yudi Triadi, S.H, M.H pimpin upacara Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Barat Daya dari pejabat lama kepada Kardono, S.H., M.H di Aula Serbaguna Kejati Aceh Kamis (22/1/2026).

Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan itu turut dihadiri Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Aceh beserta pengurus, para Asisten, Koordinator, Kepala Kejaksaan Negeri se-Wilayah Aceh serta para Pejabat Eselon IV di lingkungan Kejaksaan Tinggi Aceh.

Kajati Aceh Yudi Triadi dalam amanatnya menegaskan, mutasi dan pelantikan ini merupakan bagian dari kebijakan organisasi untuk penyegaran, pembinaan karier, serta penguatan fungsi Kejaksaan di daerah.

Beliau menekankan, jabatan Kajari adalah posisi strategis yang membutuhkan ketegasan dan keteladanan.
“Amanah ini harus saudara jaga dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan
loyalitas kepada institusi, negara, dan masyarakat,” tegas Yudi Triadi.

Kajati menginstruksikan kepada Kajari di Aceh dalam penggunaan anggaran tahun 2026 untuk mengimplementasi Hasil Rakernas dengan wajib mempedomani Instruksi Jaksa Agung Nomor 01 Tahun 2026 sebagai panduan pelaksanaan tugas.

Kemudian Percepatan Anggaran Kajati menekankan pentingnya penyerapan anggaran sejak Triwulan I secara transparan dan akuntabel guna menghindari penumpukan pekerjaan di akhir tahun.

Adaptasi Hukum Baru, Mengingat masa transisi berlakunya KUHP dan KUHAP
Nasional yang baru, Kajati menginstruksikan agar seluruh jajaran memahami kebijakan teknis penanganan perkara agar tidak terjadi kekeliruan penerapan hukum.

Pengawasan Melekat (Waskat), agar para pimpinan satuan kerja diminta melakukan
pengawasan ketat untuk mencegah perbuatan tercela dan praktik transaksional
dalam penanganan perkara.

Kajati Aceh mengajak seluruh insan Adhyaksa untuk menerapkan pola kerja “Cerdas, Tuntas, dan Ikhlas”.

Beliau berharap Kejaksaan selalu hadir sebagai solusi di tengah masyarakat dengan mengintegrasikan kecerdasan spiritual,
emosional dan intelektual dalam bekerja, ujar Kajayi Yudi.(**)