Ucapan Selamat Idul Fitri
Daerah  

IKA-USK Lakukan Pengabdian Untuk Masyarakat Dengan Menembus Jalur Terjal Belantara Tanah Gayo. 

Acehglobal.com – Takengon.

Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala (IKA USK) Menggelar program bakti sosial “Saweu Syedara” di kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah mulai sejak Sabtu (14/3/2026).

Para alumni IKA USK fokus melakukan penataan dan perbaikan sarana ibadah dan keagamaan di dua Kabupaten tersebut sekaligus mendonasikan sejumlah bahan material bangunan serta perangkat alat infrastruktur untuk mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan untuk kemakmuran ibadah bagi masyarakat di wilayah yang terdampak bencana.

Kegiatan dimulai sejak awal ramadhan dan tuntas dilaksanakan pada minggu (15/03/2026), seluruh kegiatan tersebut dilakukan dengan semangat gotong royong bersama warga setempat.

Ketua Umum PP IKA USK Amal Hasan menyebutkan bahwa, seluruh dana yang digunakan juga berasal dari swadaya dan donasi dari para Alumni IKA USK yang tersebar di seluruh Indonesia.

Titik pertama yang dikunjungi adalah Desa Delung Sekinel Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah.

Kemudian rombongan menuju Desa delung sekinel merupakan Desa yang sangat terpencil yang mereka dikabarkan belum mendapat perhatian yang cukup dari Pemerintah dan pihak-pihak lainnya.

Tim IKA USK berjuang keras dengan medan yang sangat sulit membelah belantara hutan Gayo dengan akses jalan terjal yang penuh risiko, dimana perjalanan butuh waktu tempuh sekitar 4 jam dengan jarak sekitar 60-70 km dari pusat kota untuk mencapai lokasi tersebut, kata Amal Hasan.

Amal Hasan mengatakan, akibat bencana alam yang terjadi pada november tahun 2025 lalu telah melenyapkan hampir 90 persen lahan pertanian dan perkebunan di kawasan ini.

Mereka kini kehilangan mata pencarian, rumah dan harta benda. Bahkan para korban banjir di Desa tersebut terpaksa direlokasi ke tempat yang lebih aman, karena lokasi awal rumah mereka sudah tidak memungkinkan untuk ditempati.

Penyaluran seluruh bantuan yang bersumber dari swadaya IKA USK dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala (PP IKA USK) Amal Hasan, SE, M.Si bersama tim IKA USK Saweu Sye’dara dan diterima langsung oleh Reje Desa Delung Sekinel Sudirman.

Ketua Umum PP IKA USK Amal Hasan, SE, M.Si mengatakan, donasi yang diberikan kepada masyarakat diharapkan bisa sedikit membantu meringankan masyarakat dalam menjalankan ibadah dengan lebih nyaman.

Amal Hasan menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur dan sesuai maksud sejak awal amanah para donatur telah kita salurkan. Kita berharap warga setempat tetap dalam semangat untuk bisa bangkit untuk menata kembali kehidupan dan masa depan yang lebih baik. Setiap musibah pasti akan ada hikmahnya kara Amal dengan nada haru.

Bantuan penataan sarana ibadah dan berbagai fasilitas lainnya, juga diserahkan IKA USK di 4 desa lainnya yang ada di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Desa tersebut adalah Desa Rawe, Kecamatan Lut Tawar, dan Desa Pondok Balek Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah. Sementara dua desa di Kabupaten Benere Meriah adalah Desa Rembele dan Desa Lampahan Barat.

Amal Hasan berharap bantuan yang diberikan oleh IKA USK bisa memotivasi pihak lain, untuk terus membantu para warga masyarakat yang hingga saat ini masih memerlukan dukungan dan perhatian dari berbagai pihak.

Kedepannya berbagai masalah ekonomi dan pranata sosial lainnya harus dilakukan secara terpadu dan terstruktur terintegrasi di lintas sektor.

Jika tidak ditangani dengan baik, dikhawatirkan akan timbul berbagai dampak yang lebih kompleks dan akan lebih sulit untuk recoverynya, tutup Ketua IKA USK Amal Hasan.

Sudirman menyampaikan Terima kasih dan mengaku sangat terbantu atas bantuan dan donasi yang diserahkan oleh IKA USK.

Bantuan tersebut sangat membantu masyarakat disekitar lokasi yang terdiri 4 desa dalam kemukiman setempat.

Dengan bantuan ini kami akan lebih nyaman dalam melaksanakan ibadah dan ini menjadi tempat kami memohon doa kepada Allah agar bisa bangkit memulai kehidupan baru setelah bencana, kata Sudirman haru.

“Sampai saat ini sudah 4 bulan sejak bencana warga kami masih hidup dalam suasana sangat terbatas dan memprihatinkan, kami tidak memiliki apa-apa lagi semua harus ditata ulang dan warga masyarakat tidak tahu harus memulai darimana” kata Sudirman dengan mata berkaca kaca.

Kami berharap IKA USK bisa menjadi salah satu media yang bisa mengajak berbagai pihak lainnya membantu beberapa fasilitas umum lainnya seperti beberapa sumur bor untuk sumber air bersih dan tempat sanitasi yang lebih nyaman bagi warga pria dan wanita, harap sudirman.(**)