Daerah  

HUDA Gayo Lues Klarifikasi Perihal Penolakan Perpanjangan Jabatan Alhudri Sebagai Pj Bupati Galus.

Syafrial

Acehglobal.com – Gayo Lues.
Ketua Pengurus Wilayah Himpunan Ulama Dayah (HUDA) Gayo Lues Tengku Muazza menyampaikan klarifikasinya terkait dengan perihal pernyataan penolakan untuk perpanjangan masa jabatan Alhudri untuk Pj Bupati Gayo Lues dinyatakan selesai dan menuai hal positif.

Klarifikasi itu disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo, Mendagri dan Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki dengan surat nomor 03/PW/GL/2024 menyatakan untuk penerimaan terhadap perpanjangan masa jabatan Alhudri sebagai Penjabat Bupati Gayo Lues.

Klarifikasi ini dilontarkan dalam sebuah ruang dialog dengan Pj Bupati Gayo Lues sebagai respons atas pernyataan sebelumnya yang disampaikan PW HUDA Gayo Lues kepada Presiden Joko Widodo.

“Semua permasalahan yang terdapat dalam surat sebelumnya itu dianggap selesai setelah digelar pertemuan di Pendopo Bupati Gayo Lues,” ungkap Tengku Muazza dalam keterangan tertulis pada Minggu (21/1/2024).

Ketua PW HUDA Gayo Lues Tengku Muazza sebelumnya menilai segala hal yang tuduhan kepadanya bahwa yang dituangkan secara tertulis kepada Presiden Joko Widodo dimana Alhudri dinilai kurang mampu membangun komunikasi dengan kalangan ulama di Gayo Lues.

Dan Alhudri sempat disorot karena dianggap kurang memberikan perhatian pada kegiatan keagamaan dan pesantren di daerah Gauo Lues kembali mengklarifikasi melalui surat resmi yang berlogo HUDA Gayo Lues. Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua HUDA Gauyo Lues Tgk Muazza dan Sekretaris Tgk Zukarnaen yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, kata Tgk Muazza.

Sementara Pj Bupati Gayo Lues Drs H Alhudri, MM pada pertemuan yang digelar 6 Januari 2024 para ulama yang membahas sejumlah isu keagamaan di daerah tersebut menegaskan komitmennya terhadap pengembangan bidang keagamaan di Negeri Seribu Hafiz, khususnya dalam mendukung pesantren yang berkontribusi besar untuk pendidikan di Gayo Lues.

Baca juga   Kapolsek Kuta Cot Glie Isi Ceramah Ramadhan Di Mesjid Raya Baiturrahman.

“Kami sangat menghormati peran mereka dan berharap komunikasi dengan para ulama di Gayo Lues bisa terjalin lebih baik lagi,” tegas Alhudri.

Setiap komunikasi yang terbangun dengan intens dan baik tentu akan lahir sebuah keharmonisan yang baik pula demi pembangunan Kabupaten Gayo Lues, apalagi kedepan kita juga akan menyukseskan Pemilu 2024 dan memperingati Hari Jadi “Negeri Seribu Bukit” Kabupaten Gayo Lues, ujar Alhudri. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *