Daerah  

Fauziannur : Pemerintah Harus Cari Solusi Terkait Kelangkaan Pasir.

Syafrial
Fauziannur : Politisi PAS Aceh.

Acehglobal.com – Banda Aceh.

Politisi Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh Fauziannur meminta Pemerintah untuk mencarikan solusinya terkait kelangkaan pasir beberapa hari belakangan ini di Aceh Besar dan Banda Aceh.

Akibat kelangkaan pasir itu, mengakibatkan banyak pekerjaan pembangunan terhenti dan sejumlah pekerja serta pengusaha jasa angkutan juga ikut menganggur, kata Fauziannur dalam keterangannya Minggu (17/9/2023).

Fauziannur mengatakan, para jasa angkutan tidak bisa mengambil pasir yang bersumber dari galian C baik yang ada di Krueng Aceh Aceh Besar dan Banda Aceh karena adanya larangan dari Pemerintah untuk penggalian pasir bangunan di Krueng Aceh

Tak seharusnya Pemerintah melarang untuk penggalian pasir di galian c, sebab kebutuhan pasir dalam proses pembangunan sudah menjadi kebutuhan mutlak, andai pun di larang dengan alasan faktor situasi iklim dan cuaca, maka harus diatur dengan berbagai pola sehingga pasir bangunan tetap tersedia, kata Fauziannur.

Untuk itu, Politisi Parta Adil Sejahtera itu meminta Pemerintah untuk mencarikan solusinya, agar kelangkaan pasir di Aceh Besar dan Banda aceh tidak menjadi lama, sehingga dampak kehidupan masyarakat tidak semakin meluas.

” Coba bayangkan, jika kelangkaan pasir semakin lama, pasti akan berdampak pada masyarakat mata pencaharian hidupnya semata mata sebagai pekerja jasa angkutan material pasir maka, mereka akan menjadi nganggur dan ekonominya mati”, kata Fauziannur.

Sebagaimana halnya keluhan salah seorang pengawas pekerjaan pembangunan toko di kawasan Lampaseh Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh Boy Iskandar  kepada media ini Minggu (17/9/2023) menyebutkan, kelangkaan pasir itu terjadi dikarenakan saat ini adanya larangan dari Pemerintah untuk penggalian pasir bangunan di Krueng Aceh.

“Kami dengar kelangkaan pasir bangunan ini terjadi akibat adanya larangan dari Pemerintah untuk penggalian pasir di galian C Krueng Aceh Aceh Besar dan Banda Aceh, sehingga berdampak terhadap seluruh pekerjaan pembangunan,¬† teruma para pekerja yang telah kami datangkan dari daerah sampai disini harus menganggur”, keluhnya. (sya)

Baca juga   Wakapolda Aceh Terima Hasil Penelitian Puslitbang Polri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *