HeriJuliusSuratsuara" EFIATI"

Pj Wali Kota Grand Re-Opening Toko Buku New Zikra.

Daerah  
Syafrial

Acehglobal.com – Banda Aceh.
Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq secara resmi membuka kembali (Grand Re-Opening) Toko Buku New Zikra dikawasan jalan Tuanku Imam Bonjol Gampong Baru Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh Kamis (25/5/2023).

Toko buku New Zikra Books & Stationery yang sebelumnya berada di lokasi Jalan KH Ahmad Dahlan Kecamatan Kutaraja kini menempati lokasi baru tepatnya di komplek gedung ITLC Banda Aceh.

Grand Re-Opening tersebut turut ditandai dengan pemotongan pita oleh Pj Walikota H Bakri Siddiq didampingi Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, Pemimpin Perusahaan Harian Serambi Indonesia Mohd Din dan Pemimpin Redaksi Zainal Arifin.

Pj Walikota Banda Aceh H Bakri Siddiq, SE, M. Si dalam sambutannya menyambut baik hadirnya kembali toko buku New Zikra yang sudah 26 Tahun beroperasi di Banda Aceh dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Suasana Toko Buku New Zikra di tempat yang baru ini semakin lebih indah dan nyaman bagi masyarakat yang akan berkunjung. Saya yakin dan percaya Pemko Banda Aceh dan zikra adalah bagian dalam mencerdaskan bangsa,” ujar Bakri Siddiq.

Bakri menyebutkan, bangsa yang besar ditandai dengan masyarakatnya yang literat. Bakri menilai, pintu masuk untuk mengembangkan budaya literasi adalah melalui penyediaan bahan bacaan.

Di samping itu, Bakri mengungkapkan bahwa Pemko Banda Aceh telah menyediakan layanan perpustakaan keliling dengan 43 Perpustakaan Gampong dari 9 Kecamatan, 1 perpustakaan kecamatan dan 3 Taman Baca Masyarakat.

“Di samping itu juga ada Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kota Banda Aceh yang memiliki kelengkapan buku dengan total 51.762 eksemplar dan jumlah bukunya sebanyak 13.308 judul,” ungkap Bakri seraya mengharapkan hal tersebut bisa memicu anak-anak Banda Aceh gemar baca.

Baca juga   Satpol PP/WH Aceh Besar Kembali Tertibkan PKL Pasar Keutapang.

Bakri juga menyebutkan, Pemko bersama para dewan tengah berembuk terkait pemberlakuan jam belajar malam bagi pelajar SD dan SMP di Banda Aceh.

“Kita ingin ke depan sama-sama bisa menerapkan jam belajar anak di waktu malam. Agar anak-anak SD dan SMP di malam hari punya waktu belajar lebih baik dan bermutu,” tutur Bakri. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *